IKLAN PROGRAM PENDIDIKAN “SEKOLAH GRATIS” YANG TEPAT DIGANTI “SEKOLAH GRATIS SEBAGIAN”

28, Juli, 2009

Tayangan iklan pendidikan yang sering tampil di berbagai stasiun televisi, berupa program pemerintah pendidikan “sekolah gratis” membuat bingung kebanyakan para orang tua murid. Iklan pendidikan yang dibintangi Cut Mini dengan latar memanfaatkan suksesnya Film “Laskar Pelangi” berisi harapan capaian sukses, dimana  anak “sopir angkot” insya Allah bakal jadi “pilot” & anak “loper Koran” bakal jadi “wartawan”, bagi orang tua murid yg mayoritas awam dianggap sebagai “gratis” dalam artian gratis tis..tis…..semuanya, siswa tinggal berangkat sekolah bermodal badan doang…….

Logo Sekolah Gratis 2009

Padahal Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, dalam konfirmasinya pernah menyatakan bahwa pemahaman gratis menurut pemerintah beda dengan pemahaman gratis menurut masyarakat. Gratis menurut pemerintah adalah gratis dalam hal pembayaran SPP, biaya pendaftaran masuk, biaya ujian & biaya buku pedoman berupa paket Biaya Operasional Sekolah (BOS) lihat info jelasnya. Itupun berlaku khusus untuk jenjang pendidikan SD sampai SMP (9 tahun), untuk jenjang pendidikan Play Group, Taman Kanak-Kanak, SMA, Sarjana Muda, Sarjana dan seterusnya tidak berlaku alias “tetap bayar”. Sedangkan pemahaman gratis menurut masyarakat, khususnya mayoritas orang tua siswa adalah pemahaman seperti diatas, “gratis” dalam artian gratis tis..tis….semuanya.

Memang maksud pemerintah (Menteri Pendidikan) adalah bagus, bertujuan mengurangi beban para orang tua siswa dalam membiayai pendidikan anaknya, meski sebatas biaya SPP, biaya pendaftaran masuk, biaya ujian & biaya buku pedoman khusus untuk jenjang SD sampai SMP. Hanya saja dalam sosialisasi ke masyarakat format penyampaiannya dikemas dalam format iklan “SEKOLAH GRATIS” dengan setting dan pemahaman seakan gratis secara keseluruhan. Seharusnya yang tepat dan pas format iklannya dikemas dengan setting dan pemahaman bahwa yang gratis ‘hanya ini dan itu” saja dengan judul program “SEKOLAH GRATIS SEBAGIAN”. Sehingga pemahamannya jelas dan tidak membuat bingung para orang tua murid.


WABAH VIRUS PENYAKIT FLU BABI, SATU BUKTI KENAPA TUHAN MENGHARAMKAN MANUSIA MAKAN DAGING BABI

11, Mei, 2009
Sudah menjadi pemahaman yang umum dari dulu sampai sekarang bahwa pengharaman makan daging babi dasar yg nampak adalah adanya cacing pita berbahaya bagi kesehatan manusia yg memakannya. Dasar pemahaman ilmiah seperti itu sekarang berkurang bahkan sudah tidak ada. Alasannya babi sekarang diternak dalam peternakan modern, kebersihan yang terjamin, & di”manage” secara steril. Maka tidaklah mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita, bakteri atau mikroba.
FLU

Sirkulasi penyebaran Flu Babi

Keterangan akan jaminan “keamanan” diatas, saat ini diberi “efek terkejut” dengan adanya peristiwa merebaknya wabah penyakit virus flu babi (flu Meksiko) yg telah menjangkiti ribuan manusia & menimbulkan kepanikan dunia. Sumber yg dirilis WHO sampai awal Juni 2009 sudah 143 orang meninggal di seluruh dunia, serta ribuan orang lainnya telah terjangkiti & kebanyakan dari Meksiko. Sudah 73 negara menyatakan telah terjangkit virus flu babi. Masyarakat dunia panik & WHO menyatakan hati-hati terhadap wabah ini dengan status “siaga 13”.

Masyarakat non Islam yg selama ini  “gemar” mengkonsumsi daging babi, saat ini seakan pada “demam” menjauhi daging babi. Peternakan babi jadi sorotan & harus ekstra hati-hati dalam pengelolaan, begitu pula para rumah makan & restoran.

Padahal sejak awal “Sang Maha Pencipta” telah menyatakan akan haramnya makan daging babi. Perlu diketahui bahwa berdasar penelitian ilmiah babi adalah termasuk hewan yg mengandung segala macam jenis penyakit. Di dalam dagingnya mengandung benih-benih cacing pita & “trachenea lolipia”, cacing ini akan pindah ke manusia yg memakannya. Dan perlu diingat bahwa sampai saat ini generasi babi manapun belum terbebaskan dari cacing-cacing ini, karena sifat hidup babi adalah kotor & menjijikkan. Dan wabah penyakit virus flu babi ini adalah satu dari sekian bukti peringatan Tuhan untuk senantiasa menjauhi & meninggalkan mahluk yg bernama “Babi“.

Fakta dari pola hidup babi :

  1. Hewan yg rakusnya dalam makan tidak tertandingi oleh hewan lain. Meski perutnya penuh & makanan telah habis, ia akan memuntahkannya & muntahannya dimakan lagi, begitu seterusnya guna memuaskan sifat rakusnya.

    flu babi & manusia

    Flu burung, manusia & flu babi

  2. Apa saja yg dihadapannya bisa dimakan. Entah makanan, tumbuhan, sampah, segala yg busuk, segala kotoran, baik kotoran manusia atau kotoran hewan bahkan kotorannya sendiri dimakan habis tak bersisa.
  3. Ia mengencingi makanan & kotoran yg berada dihadapannya, kemudian memakannya & memakannya lagi.
  4. Ia adalah hewan mamalia satu-satunya yg doyan makan tanah dalam jumlah banyak & dalam waktu yg lama bila dibiarkan.
  5. Dalam hal seksualitas, babi jantan membiarkan babi jantan lainnya mengawini babi betina pasangannya & justru membantu babi jantan lainnya melepas seksnya kepada betina pasangannya, tanpa cemburu, marah-marah & tidak menjaga betinanya dengan harga diri, sebagaimana binatang yg lain.
  6. Manusia yg memakan daging babi, kulitnya akan mengeluarkan bau yg tidak sedap.

Berdasar penelitian pula bahwa daging atau tubuh babi memiliki kromosom & DNA yg hampir sama dengan daging manusia. Karena sedemikian cocoknya struktur DNA babi & manusia, menjadikan hati babi telah dicangkok untuk mengganti hati manusia yang rusak. Beberapa orang di dunia telah menggunakannya & jadilah mereka manusia “berhati hewan (babi) !!!!”. Selain itu adanya “kemiripan ilmiah” ini dimungkinkan menyebabkan terjadinya perilaku “kanibalisme” atau “jeruk makan jeruk” bagi manusia yg gemar mengkonsumsi daging babi.

Realitanya, hal ini pernah terjadi di Rottenberg Jerman pada awal Januari 2004 silam. Seorang bernama Armein Meiwes telah membunuh pasangan homo-nya sekaligus memakan lahap jasadnya. Hebohnya, dia mengatakan bahwa tidak ada perbedaan cita-rasa antara daging manusia dengan daging babi. Jadi kelezatannya sama persis..!! Begitulah kira-kira kesimpulan dia…

Adanya analisa ilmiah & fenomena diatas, dapat dikatakan sebagai faktor penyebab betapa mudahnya segala hal negatif dalam diri “babi” salah satunya penyakit flu-nya, mudah mengenai & menjangkiti tubuh manusia.

Maka beruntunglah bagi para manusia yg terus mematuhi peringatan dari Tuhannya dengan “diharamkan untuk tidak memakan babi……………….”


SE DIRJEN PERBENDAHARAAN NO.5/PB/2009, TABEL GAJI 2009 & RAPEL KENAIKAN GAJI PNS TAHUN 2009

18, Maret, 2009

KhabarJOSS menyenangkan & semakin sejahtera bagi PNS, TNI, Polri & pensiunan di tahun 2009. Keterangan tertulis dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Departemen Keuangan, hari Rabu tanggal 4 Maret 2009 disebutkan bahwa Dirjen Perbendaharaan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor : SE-05/PB/2009, tanggal 02 Maret 2009 terkait dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2009 tentang Perubahan Kesebelas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Aparat negara, kerja santai tambah enak tiap tahun

Dalam surat edaran Tentang Besaran Gaji Pokok PNS, Anggota TNI & Anggota Kepolisian RI itu disebutkan :

  1. Besaran gaji pokok tsb berlaku efektif Terhitung Mulai Tanggal 01 Januari 2009.
  2. Pembayaran gaji dan pensiun dengan pokok baru dibayarkan mulai April 2009.
  3. Kekurangan gaji (rapel) bulan Januari s/d Maret 2009 harus sudah dibayarkan selambat-lambatnya pada Akhir April 2009 dalam daftar tersendiri.

Berikut Tabel Gaji PNS Golongan I :

Masa

Golongan I a

Golongan I b

Golongan I c

Golongan I d

 

kerja

lama

baru

lama

baru

lama

baru

lama

baru

 

0

910,000

1,040,000

 

 

 

 

 

 

 

1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

931,400

1,065,600

 

 

 

 

 

 

 

3

 

 

982,200

1,124,300

1,023,700

1,171,800

1,067,000

1,221,400

 

4

953,200

1,091,700

 

 

 

 

 

 

 

5

 

 

1,005,200

1,151,900

1,047,800

1,200,600

1,092,100

1,251,400

 

6

975,600

1,118,500

 

 

 

 

 

 

 

7

 

 

1,028,900

1,180,100

1,072,400

1,230,100

1,117,800

1,282,100

 

8

998,600

1,146,000

 

 

 

 

 

 

 

9

 

 

1,053,000

1,209,100

1,097,600

1,260,300

1,144,000

1,313,600

 

10

1,022,000

1,174,100

 

 

 

 

 

 

 

11

 

 

1,077,800

1,238,800

1,123,400

1,291,200

1,170,900

1,345,800

 

12

1,046,100

1,202,900

 

 

 

 

 

 

 

13

 

 

1,103,100

1,269,200

1,149,800

1,322,900

1,198,400

1,378,900

 

14

1,070,600

1,232,500

 

 

 

 

 

 

 

15

 

 

1,129,000

1,300,400

1,176,800

1,355,400

1,226,600

1,412,700

 

16

1,095,800

1,262,700

 

 

 

 

 

 

 

17

 

 

1,155,600

1,332,300

1,204,500

1,388,700

1,255,400

1,447,400

 

18

1,121,600

1,293,700

 

 

 

 

 

 

 

19

 

 

1,182,700

1,365,000

1,232,800

1,422,700

1,284,900

1,482,900

 

20

1,147,900

1,325,500

 

 

 

 

 

 

 

21

 

 

1,210,500

1,398,500

1,261,700

1,427,700

1,315,100

1,519,300

 

22

1,174,900

1,358,000

 

 

 

 

 

 

 

23

 

 

1,239,000

1,432,800

1,291,400

1,493,500

1,346,000

1,556,600

 

24

1,202,500

1,391,400

 

 

 

 

 

 

 

25

 

 

1,269,100

1,468,000

1,321,700

1,530,100

1,377,600

1,594,800

 

26

1,230,600

1,425,500

 

 

 

 

 

 

 

27

 

 

1,297,900

1,504,100

1,352,800

1,567,700

1,410,000

1,634,000

 

Tabel Gaji PNS Golongan II :

Masa

Golongan II a

Golongan II b

Golongan II c

Golongan II d

 

kerja

lama

baru

lama

baru

lama

baru

lama

baru

 

0

1,151,700

1,320,300

 

 

 

 

 

 

 

1

1,165,200

1,336,500

 

 

 

 

 

 

 

3

1,192,600

1,369,300

1,243,000

1,427,300

1,295,600

1,487,600

1,350,400

1,550,600

 

5

1,220,600

1,403,000

1,272,200

1,462,300

1,326,000

1,524,200

1,382,100

1,588,600

 

7

1,249,300

1,437,400

1,302,100

1,498,200

1,357,200

1,561,600

1,414,600

1,627,600

 

9

1,278,600

1,472,700

1,332,700

1,535,000

1,389,100

1,599,900

1,447,900

1,667,600

 

11

1,308,700

1,508,800

1,364,000

1,572,700

1,421,700

1,639,200

1,481,900

1,708,500

 

13

1,339,400

1,545,900

1,396,100

1,611,300

1,455,200

1,679,400

1,516,700

1,750,500

 

15

1,370,900

1,583,800

1,428,900

1,650,800

1,489,300

1,720,700

1,552,300

1,793,400

 

17

1,403,100

1,622,700

1,462,500

1,691,400

1,524,300

1,762,900

1,588,800

1,837,500

 

19

1,436,100

1,662,500

1,496,900

1,732,900

1,560,200

1,806,200

1,626,200

1,882,600

 

21

1,469,900

1,703,400

1,532,000

1,775,400

1,596,800

1,850,500

1,664,400

1,928,800

 

23

1,504,400

1,745,200

1,568,000

1,819,000

1,634,400

1,895,900

1,703,500

1,976,100

 

25

1,539,800

1,788,000

1,604,900

1,863,700

1,672,800

1,942,500

1,743,500

2,024,700

 

27

1,575,900

1,831,900

1,642,600

1,909,400

1,712,100

1,990,200

1,784,500

2,074,400

 

29

1,613,000

1,876,900

1,681,200

1,956,300

1,752,300

2,039,000

1,826,400

2,125,300

 

31

1,650,900

1,923,000

1,720,700

2,004,300

1,793,500

2,089,100

1,869,400

2,177,500

 

33

1,689,700

1,970,200

1,761,100

2,053,500

1,835,600

2,140,400

1,913,300

2,230,900

 

Tabel Gaji PNS Golongan III :

Masa

Golongan III a

Golongan III b

Golongan III c

Golongan III d

 

kerja

lama

baru

lama

baru

lama

baru

lama

baru

 

0

1.440.600

1.655.800

1.501.500

1.729.900

1.565.100

1.798.900

1.631.300

1.875.000

 

2

1.474.500

1.696.500

1.536.800

1.768.200

1.601.800

1.843.000

1.669.600

1.921.000

 

4

1.509.100

1.738.100

1.572.900

1.811.600

1.639.500

1.888.300

1.708.800

1.968.200

 

6

1.544.600

1.780.800

1.609.900

1.856.100

1.678.000

1.934.600

1.749.000

2.016.500

 

8

1.580.900

1.824.500

1.647.700

1.901.700

1.717.400

1.982.100

1.790.100

2.066.000

 

10

1.618.000

1.869.300

1.686.500

1.948.400

1.757.800

2.030.800

1.832.100

2.116.700

 

12

1.656.000

1.915.200

1.726.100

1.996.200

1.799.100

2.080.600

1.875.200

2.168.700

 

14

1.695.000

1.962.200

1.766.700

2.045.200

1.841.400

2.131.700

1.919.300

2.221.900

 

16

1.734.800

2.010.400

1.808.200

2.095.400

1.884.700

2.184.100

1.964.400

2.276.400

 

18

1.775.600

2.059.700

1.850.700

2.146.900

1.928.900

2.237.700

2.010.500

2.332.300

 

20

1.817.300

2.110.300

1.894.100

2.199.600

1.974.300

2.292.600

2.057.800

2.389.600

 

22

1.860.000

2.162.100

1.938.700

2.253.600

2.020.700

2.348.900

2.106.100

2.448.200

 

24

1.903.700

2.215.200

1.984.200

2.308.900

2.068.200

2.406.500

2.155.600

2.508.300

 

26

1.948.400

2.269.600

2.030.800

2.365.600

2.116.800

2.465.600

2.206.300

2.569.900

 

28

1.994.200

2.325.300

2.078.600

2.423.600

2.166.500

2.526.200

2.258.100

2.633.000

 

30

2.041.100

2.382.400

2.127.400

2.483.100

2.217.400

2.588.200

2.311.200

2.697.600

 

32

2.089.000

2.440.800

2.177.400

2.544.100

2.269.500

2.651.700

2.365.500

2.793.900

Sumber : Lampiran PP Gaji PNS 2009 Setneg*

Untuk tabel pensiun pokok 2009 : lihat/download disini…

Hal-hal penting dengan kenaikan gaji & pensiun tersebut informasinya:

  1. Rata-rata kenaikan gaji dan pensiun untuk PNS, TNI, POLRI dan penerima tunjangan sebesar 15 persen.
  2. Gaji terendah untuk PNS sebesar Rp 1,040 juta yaitu golongan I/a dengan masa kerja 0 tahun dan tertinggi sebesar Rp 3,4 juta yaitu untuk golongan IV/e dengan masa kerja 32 tahun atau lebih.
  3. Gaji pokok terendah TNI adalah sebesar Rp 1,09 juta untuk pangkat Prajurit Dua/Kelasi Dua dengan masa kerja 0 tahun dan tertinggi adalah sebesar Rp 3,525 juta yaitu untuk pangkat Jenderal/Laksamana/Marsekal dengan masa kerja 32 tahun atau lebih.
  4. Gaji pokok terendah Polri adalah sebesar Rp 1,09 juta yaitu untuk pangkat Bhayangkara Dua dengan masa kerja 0 tahun dan tertinggi adalah sebesar Rp 3,525 juta yaitu untuk pangkat Jenderal Polisi dengan masa kerja 32 tahun atau lebih.
  5. Pensiun pokok terendah adalah sebesar Rp 780 ribu untuk pensiun janda/duda PNS golongan I/a dan tertinggi adalah sebesar Rp 2,643 juta untuk pensiun TNI dan Polri untuk golongan IV atau Perwira Tinggi.
  6. Pembayaran gaji pokok baru bagi PNS Daerah dilaksanakan berdasarkan peraturan Gubernur, Bupati, atau Walikota. Penyusunan peraturan Gubernur, Bupati, dan Walikota dimaksud dapat mengacu pada PP No.8 Tahun 2009 dan Surat Edaran Dirjen Perbendaharaan Nomor: SE-05/PB/2009 tanggal 2 Maret 2009. (www.vivanews.bisnis.com).

Buruh, gaji pas2an terancam PHK

Untuk kalangan pegawai swasta, buruh & karyawan jangan berharap kondisi yang sama berlaku. Bagi mereka hanya berlaku “kondisi gigit jari”. Tetap mendapat penghasilan saja sudah syukur alhamdulillah, asal tidak terancam PHK. Mereka bahkan dapat efek negatif dari kenaikan gaji PNS, dimana berlaku umum bila ada kenaikan gaji, pastilah harga-harga kebutuhan pokok pada naik & mereka secara “megap-megap” harus mengikuti dengan penghasilan yang tidak ikut naik. Suatu kondisi yang tidak seimbang!!, susahnya jadi Pegawai non Pegawai Negara……


“BISNIS JASA LAYANAN KLINIK ABORSI ABDULLAH” BISNIS JAHAT DENGAN KORBAN RIBUAN JANIN

4, Maret, 2009

Bagi anda yang ingin membuka usaha baru dengan hasil yang menggiurkan, inilah prospek bisnis baru, bisnis dibidang jasa, bukan bisnis jual-beli yang padat modal, yaitu bisnis jasa layanan Klinik Aborsi. Bisnis “ilegal jahat” ini cukup bermodal alat medis yang canggih & keilmuan dalam bidang medis. Plus pelayanan khusus dijamin pundi-pundi jutaan rupiah cepat mengalir ke kotak rekening. Tapi resikonya amat berat, ketika ketahuan diciduk pak polisi.

Gencar diberitakan di media masa, TV, dan dunia maya, salah satu contohnya bahwa di Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, tepatnya di “Klinik Abdullah” terjadi kasus kejahatan tindak aborsi dengan korban mencapai ribuan “calon manusia” (janin) yang dibunuh untuk tidak boleh hidup, karena diperkirakan bila terus hidup akan menimbulkan aib, kemaluan & beban di kemudian hari.

Nilai transaksi bisnis jasa ini sekitar satu juta rupiah perkematian “calon manusia”. Setiap bulan diperkirakan omzetnya mencapai puluhan juta rupiah bahkan lebih. Konsumennya pun banyak juga dari berbagai kalangan, terutama para generasi mudi.

Menurut hasil penyelidikan pak polisi, bisnis ilegal jahat ini telah berlangsung 10 tahun & jaringannya sangat rapi sehingga sulit terendus pak polisi. Setiap tahunnya diperkirakan 1000 janin calon manusia dibunuh. Bayangkan berapa omzet bisnis ini selama 10 tahun sebelum terendus. Tersangka “sang falisilitator” saja, yaitu “Atun” menjadi anggota kelompok “JI” (jutawan ilegal) baru. Meski suami tak kerja, dia punya rumah mewah, mobil & sempat naik “haji mak byur”, apalagi hasil bagi sang dokternya.

Untuk mencari barang bukti pak polisi membongkar beberapa titik di lokasi klinik yang diduga sebagai tempat mengubur janin. Menurutnya barang bukti yang telah didapat dari lokasi penggalian berupa bercak darah dan daging yang diduga bagian dari janin hasil aborsi.

Tragisnya menurut dugaan pak polisi, mayat para calon manusia yang diaborsi itu tidak dikubur, tetapi dibakar bersama sampah. Mereka menilai nyawa janin calon manusia senilai dengan onggokan sampah!!!!!.

Itulah sisi “kejamnya” bisnis jahat layanan jasa ini.


PERAYAAN HARI VALENTINE, SEBUAH TRADISI ADOPSI DARI KAUM PAGANISME DENGAN FORMAT “BERBAGI KASIH SAYANG”

15, Februari, 2009

Satu lagi produk tradisi import dari barat mulai mewabah di sebagian kalangan muda-mudi kita, pasangan suami istri, bapak ibu, kakek nenek, bahkan pasangan selingkuh di tanggal 14 Pebruari yaitu valentine day ( bahasa ndeso: plentin de). Tradisi berupaperayaankasih sayang berformat tukar kartu, tukar hadiah, kado, tukar/beri bunga, beri perhiasan, bahkan tukar pasangan berbagi ngeseks disertai pesta narkoba, minuman keras & mabuk sepanjang malam.

Penjualan pernak-pernik hari valentine

Di awal bulan Pebruari, bila ke toko, supermarket / mall, atau hotel, mulai banyak pernak-pernik bernuansa valentin, mulai kartu, souvenir, boneka dengan warna pink & berbentuk hati (love) disajikan secara kentara & atraktif sebagai sarana promosi besar demi menarik minat banyak pengunjung.

Apa & bagaimana valentine day itu, sejarah & perjalanannya dari peristiwa biasa diadopsi jadiacara religius Katolik”, hingga menjadi perayaan kasih sayang berformat nge-date & pesta pora…???.

Tentang valentine day ini belum ada kesepakatan final antara para sejarawan. Kata “valentine” diambil dari nama “Santo Valentinusseorang yang diyakini hidup pada masa Kaisar Romawi Claudius II. Sedangkan kata valentine itu dari bahasa Latin bermakna: Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Kuat.

Santo Valentinus

Claudius II yang penganut paganisme (menyembah dewa-dewi/patung/berhala) melihat Santo Valentinus mengajak manusia kepada agama Nasrani, lalu memerintahkan menangkapnya untuk dihukum mati. Di penjara, Valentinus kenal dengan seorang putri penjaga penjara yang sedang sakit. Dia mengobatinya hingga sembuh, lalu memeluk agama Nasrani & saling jatuh cinta. Menjelang eksekusi mati tanggal 14 Pebruari 269 M, Valentinus mengirimkan sebuah kartu yang bertulis: “dari yang tulus cintanya, Valentinus”.

Versi lain, Claudius II melarang pemuda yang jadi tentara untuk menikah, karena dengan membujang jadi lebih kuat & tabah dalam berperang. Tapi diam-diam Santo Valentinus menentang hal ini dengan menikahkan banyak pemuda. Lalu dia ditangkap & akhirnya dihukum mati pada tanggal 14 Pebruari 269 M.

Upacara sembah dewa matahari

Dalam kupasan lain (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005), tradisi Roma kuno pada pertengahan Pebruari sudah dikenal sebagai periodecinta & kesuburan”. Selain itu tanggal 15 Pebruari dikenal sebagai hari raya Lupercalia. Merujuk nama dewa Lupercus (dewa kesuburan), yang digambarkan sebagai laki-laki setengah telanjang & berpakaian kulit kambing. Pada tanggal itu juga para pendeta Roma melakukan ritual penyembahan dewa Lupercus ini dengan mempersembahkan korban berupa kambing.

Rangkaian pelaksanaan perayaan Lupercalia berlangsung antara tanggal 13 s/d 18 Pebruari. Sedangkan tanggal 13 & 14-nya sebagai persembahan untukdewi cinta”, dimana para pemuda berkumpul & mengundi nama-nama gadis dalam sebuah kotak. Setiap pemuda disilahkan mengambil nama secara acak. Gadis yang keluar namanya harus menjadi kekasihnya selama setahun penuh untuk kesenangan & jadi obyek hiburan sang pemuda.

Ketika Kristen Katolik masuk Roma, perayaan paganisme (menyembah dewa/berhala) ini diadopsi jadiacara religius” & diwarnai dengan nuansa kristiani. Agar lebih dekat lagi pada ajaran Kristen, pada tahun 496 M, Kaisar Paus Gelasius I menjadikan perayaan pagan ini digabung dengan acara untuk menghormati kematian Santo Valentinus yang kebetulan tanggalnya sama yaitu 14 Pebruari, menjadi hari perayaan gereja dengan nama “Saint Valentine’s Day”.

kartu plentin

Sedangkan tradisi mengirim kartu valentin adalah tidak ada kaitan langsung dengan Santo Valentinus. Dalam versi ini, tradisi ini bermula ketika Duke of Orleans dipenjara di Tower of London. Pada saat perayaan hari gereja mengenang Santo Valentinus tanggal 14 Pebruari, dia mengirim puisi dalam kartu kepada istrinya di Perancis.

sosok cupid

Adapun gambar ciri valentine day yaitu “Cupid”, si bayi atau laki-laki rupawan setengah telanjang yang bersayap & memakai anak panah yang diarahkan ke gambar cinta (love) adalah putera Nimrod (Namrud) sang Dewa Matahari dalam kepercayaan pagan Romawi.

Jadi perayaan valentine day yang jatuh tanggal 14 Pebruari dengan berbagai model acara & pernak-perniknya yang akhir-akhir ini mewabah terutama di kalangan muda-mudi adalah tidak bersumber dari ajaran Katolik/Kristen, tetapi bentuk adopsi dari tradisi upacara Roma kuno yang paganisme (penyembah dewa-dewi / berhala), digabung dengan upacara mengenang kematian Santo Valentinus yang kebetulan tanggalnya sama, yang oleh kalangan Paus/gereja dijadikan sebagaiupacara keagamaan Katolik”.

Maka umat Kristiani yang merayakan “valentine day” sebagai wujud ungkapan ajaran “kasih sayangnya” Yesus Kristus justru tidak bersumber dari ajarannya agama Katolik/Kristen. Dan bagi muda-mudi Muslim yang “bergayaikut-ikutan merayakannya, sungguh telah melenceng dari ajaran Tauhid-Nya Allah SWT, sama dengan ikut menyembah berhala (dewa-dewi Romawi) kembali ke jaman dulu (JADUL) jahiliyah. Dalam Hadits Turmudzi dinyatakan: “Barangsiapa meniru (mengikuti) suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut”. Pesta malam & mabuk-mabukan

Pesta malam & mabuk-mabukan

Apalagi dalam perayaannya” dilakukan dalam format sok gaulnge-date”, terus ditambah pesta minuman keras, narkoba, bahkan pesta seks sepanjang malam, sebagaimana marak di negara-negara barat, yang merusak badan & mental. Justru lebih rusak & rendah, melebihi kaum penyembah berhala itu sendiri.

Dalam hal maraknya pernak-pernik valentine berupa bunga, boneka, tulisan, makanan & hadiah lainnya bernuansa “pink” di toko, supermarket/mall, hotel, hanyalah upaya kaumpebisnis/kapitalisuntuk mendapatkan uang sebesar-besarnya sebagaiperayaan bisnis” & “industrialisasi agama” tanpa menelaah esensi valentine yang sebenarnya.


FENOMENA DUKUN CILIK PONARI JOMBANG, POTRET DUNIA KESEHATAN MAYORITAS RAKYAT (MISKIN), MAKIN TIDAK TERLAYANI OLEH APARAT MEDIS

11, Februari, 2009

Dunia kesehatan (medis) makin maju & canggih, baik sarananya maupun juga orangnya. Tidak hanya meningkat kwalitasnya tapi juga kwantitasnya. Makin maju ilmunya, makin banyak juga tenaga medis yang spesialis atau bergelar profesor. Tapi sayangnya makin banyak juga jenis penyakit yang diderita, baik  oleh “rakyat berada” maupun “rakyat miskin jelata” mayoritas di Indonesia.

Pasien "berada" & sarana medis yang canggih

Kemajuan & kecanggihan dunia medis tidaklah murah. Makin canggih sarana, makin mahal untuk beli & pemakaiannya. Makin pintar tenaga medis,  makin lama masa kuliahnya & makin besar dana keluar untuk biaya. Dan tentunya untuk mendapatkan jasa layanannya, makin mahal “tarif” yang dibebankan kepada pasien untuk segera sembuh.

Mahalnya “tarif medis” bagi pasien “rakyat berada” mungkin tidak masalah, tapi bagi pasien “rakyat miskin jelata” yang mayoritas di Indonesia sangatlah berat. Dalam benak mereka apabila kena sakit berat atau kecelakaan sampai masuk rumah sakit berarti “bencana”. Sudah merasakan sakit, juga kena “vonis” jutaan rupiah, pilih tetap sakit, atau sembuh dengan vonis jutaan rupiah. Terutama di kota besar, saat masuk rumah sakit (operasi atau tidak) “ditodong” harus bayar dulu separo uang muka biaya sebagai jaminan, itupun kalau benar-benar sembuh. Maka jangan harap bila sakit, tanpa duit, bisa masuk rumah sakit.

Tehnik medis "batu celup" Ponari

Karena mahalnya “tarif” medis, maka bagi kalangan rakyat menengah kebawah khususnya rakyat miskin yang mayoritas, dicarilah jalan “alternatif” untuk sembuh. Alternatif orangnya, alternatif ilmunya, alternatif obatnya, terutama alternatif  “biayanya“. Maka begitu ada info “si A” bisa sembuhkan berbagai penyakit, berbondonglah para pasien untuk antri kesembuhan. Termasuk begitu dengar Mohammad Ponari sang dukun tiban cilik berusia 10 tahun asal Dsn. Kedungsari, Ds. Balongsari, Kec. Megaluh, Jombang yang “isunya” segala penyakit bisa sembuh dengan “tarif” seikhlasnya.

Puluhan ribu "pasien" Ponari antri sembuh

Masya Alloh, puluhan ribu rakyat miskin “sakit” antri disana untuk beroleh kesembuhan, hanya dengan meminum air yang dicelupi “batu ajaibnya” Ponari. Mereka tidak peduli masuk akal atau tidak, yang penting yakin sakitnya sembuh. Dalam kondisi sakit mereka berdesakan & harus antri berjam-jam & justru jatuh korban 4 orang meninggal. Sungguh potret gambaran betapa kesehatan rakyat mayoritas miskin kita “makin sengsara”. Hanya dari “satu titik” di daerah Jombang saja. Belum di titik-titik yang lain di daerah-daerah dari Sabang sampai Merauke. Hidup sehari-hari saja sudah “sengsara” ditambah sakit (parah) jadi “makin sengsara”.

Andai saja paramedis kita/dokter yang punya ilmu & sarana yang maju, meski telah keluar biaya besar, sudilah berbesar hati & bijak untuk tidak selalu menjadi “manusia kaya” & cukuplah jadi “manusia sederhana & berhati mulia” dengan mengurangi “tarif medis” bahkan “diskon besar” bagi pasien rakyat mayoritas miskin kita, niscaya potret “makin sengsaranya” rakyat mayoritas miskin kita jadi terkurangi.

Sebenarnya pemerintah telah berupaya menguranginya dengan program kesehatan gratis akhir-akhir ini, yaitu Askeskin, & rakyat antusias menyambutnya. Hanya saja dalam pelaksanaannya menurut info media cetak & TV terjadi indikasi praktik korupsi oleh kalangan rumah sakit dalam bentuk penggelembungan biaya (mark up) pada laporan tagihan ke PT Askes.

Akibatnya, tahun berikutnya dana kesehatan untuk rakyat miskin dibatasi & ujung-ujungnya merekalah yang jadi korban. Padahal pasien dari kalangan rakyat mayoritas miskin makin terus bertambah. Akhirnya mereka menempuh cara “alternatif” seperti menyerbu “tuah batu ajaib” dukun cilik Ponari Jombang diatas. Sungguh kasihan wahai para pasien rakyat mayoritas miskin kita, hidup “makin sengsara” ditengah kemajuan dunia medis & prasarananya.


PRODUK MUSIBAH BENCANA ALAM YANG SELALU MENIMPA, KITA SENDIRI YANG TELAH MERANCANGNYA

23, Januari, 2009

Tradisi tidak hanya budaya, kesenian, atau adat-istiadat yang harus dijaga lestarinya. Tapi musibah bencana khususnya banjir di negeri kita juga jadi “tradisi”, hanya saja tradisi ini tidak boleh dijaga kelestariannya & harus dihindari.

Koleksi produk bencana "tradisi" kita

Koleksi produk bencana "tradisi" kita

Berita di media cetak, TV, atau internet bencana banjir/ bandang, tanah longsor, gempa, hingga banyak pengungsi, dsb terjadi rutin dimana-mana dari Aceh sampai Papua, setiap saat, memakan banyak korban nyawa, harta, bahkan menimpa saudara kita. Rasanya hidup rakyat tambah sengsara.

Memang selama bertahun-tahun kita sepertinya melaksanakan tradisi bencana tersebut & secara sadar atau tidak selama bertahun-tahun pula kita sendiri telah merancangnya, sehingga keluarlah berbagai produk bencana itu. Jadi jangan salahkan Tuhan atau alam, itu murni salah manusia. Segala sesuatu sistemnya telah diseting terprogram oleh Allah SWT, jika manusia melakukan A maka terjadi B, jika melakukan B maka terjadi C, dan sebagainya. Karena kita telah melakukan (merancang) sesuatu, maka terjadilah sesuatu pula. Ingat !!!Siapa menanam, maka dialah yang memanennya”.

Dari awalnya sadar atau tidak, berbagai “hasil produk” bencana alam berupa banjir/bandang, tanah longsor, puting beliung, gempa, pemanasan bumi, dsb telah dirancang sendiri oleh kita manusia (Indonesia). Berbagai “model rancangan” kita itu antara lain :

1. Penebangan/penghilangan pohon baik di sekitar, di pekarangan, halaman, tegalan, kebun & parahnya di hutan-hutan, terutama hutan lindung, padahal sudah pada hafal kata Ibu Guru, “penggundulan pohon di hutan menyebabkan erosi & banjir”.

2. Menutupi & menghilangkan permukaan tanah di halaman, pekarangan rumah, perkantoran, gedung, hotel, pusat perbelanjaan dll dengan paving, cor, semen, dll. Sehingga air dari hujan, air selokan tidak meresap ke tanah & semuanya lari/meluap di jalanan cari tempat paling rendah & berkumpul di sungai/kali, & bila daya tampung berlebihan, meluap & terjadilah ….banjir!!.

3. Melakukan hal-hal yang menjadikan bumi semakin panas & mendukung “Pemanasan Global (global warming)”, seperti : pengurangan bahkan penghilangan hijaunya pohon, tumbuhan, tanaman, atau bunga, memperbanyak penggunaan AC, lemari es, oven, & segala alat pemanas elektrik dari listrik.

4. Membuang sampah & barang rongsok sembarangan di jalanan, belakang rumah, di selokan, di sungai, sehingga air buangan/air hujan tidak lancar mengalir & tersumbat, lalu meluap meluber kemana-mana bahkan sampai ke dalam rumah dan di jalan raya, maka “banjirlah..!!!”

5. Pada sibuk & berlomba-lomba menanami tanah/lahan kita terutama tanah di pinggir jalan dengan “pohon semen & pohon cor” justru tidak menanaminya dengan “pepohonan yang hijau”. Alasannya untuk usaha menambah uang & penghasilan, efeknya jangan salahkan alam bila justru menghasilkan musibah bencana.

Ingin semua produk musibah bencana itu tidak menjadi “tradisi yang dilestarikan” setiap tahun, caranya “gampang tapi berat” yaitu mulai sekarang tidak melakukan / paling tidak mengurangi 5 (lima) rancangan diatas. Hasilnya Insya Alloh berbagai produk musibah bencana seperti banjir, tanah longsor, puting beliung, pergeseran musim, cuaca sangat panas, & kebakaran jadi berkurang, tidak menjadi “tradisi yang lestari”, bahkan sangat jarang terjadi.

Tangisan keluarga korban bencana

Tangisan keluarga korban bencana

Sehingga gambar orang meninggal, orang stress, orang menangis, orang mengungsi, orang sedih kehilangan harta & nyawa keluarga korban musibah bencana yang menimpa tetangga kita, famili kita, & mungkin saudara kita, yang sering nampak di media & TV jadi jarang ditemukan, & tidak lagi menyalahkan Tuhan atau alam yang seakan-akan kejam pada kita…!!!!…