HARTA BAKRIE LENYAP 90 % KENA MUSIBAH “BANJIR KRISIS FINANSIAL”

Tradisi musibah banjir tidak hanya melanda rakyat, peraih medali emas manusia terkaya Indonesia tahun 2007, Aburizal Bakrie juga terkena musibah banjir. Menurut berita sebuah media cetak hartanya 90 % hanyut terbawa arus banjirkrisis finansial global”. Krisis finansial global telah berdampak merosotnya nilai tukar rupiah ke dolar AS, harga komoditas, & merosotnya harga saham, termasuk saham bisnis Bakrie. Harta Bakrie diperkirakan tinggal 10 % & memerosotkan dia ke posisi 9 tahun 2008 ini senilai 9,3 triliun rupiah.

 Posisi satu Tahun 2008 ini ditempati pebisnis Tionghoa Sukanto Tanoyo, bos bisnis sawit & kertas. Sebenarnyabanjir krisis finansial global” tidak hanya melanda bisnis Bakrie. Para pebisnis besar Indonesia lainnya secara umum terkena dampak. Mereka kehilangan hartanya rata-rata 50 % lebih dibanding nilai hartanya tahun 2007. Gerusan terbesar dialami akibat turunnya harga saham bisnis mereka.

 Disamping faktor diatas, faktor lain penyebab merosotnya harta Bakrie akibat adanya tuntutan masyarakat korban Lumpur Lapindo. Dari pembayaran ganti rugi musibah Lapindo ini harta Bakrie telah berkurang 4,5 triliun rupiah. Sampai tahun 2011 nanti rata-rata setiap bulannya Keluarga Bakrie harus merogoh kocek 2 sampai 3 milyar rupiah. Sehingga diperkirakan total uang yang dikeluarkan Keluarga Bakrie untuk korban Lapindo sampai 2011 menjadi hampir 7 triliun rupiah.

 Korban musibahkrisis finansial global” bagi masyarakatber-uang besarsaja sebegitu besar dampaknya, apalagi dampaknya bagi rakyatber-uang kecil” ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: