IKLAN PROGRAM PENDIDIKAN “SEKOLAH GRATIS” YANG TEPAT DIGANTI “SEKOLAH GRATIS SEBAGIAN”

28, Juli, 2009

Tayangan iklan pendidikan yang sering tampil di berbagai stasiun televisi, berupa program pemerintah pendidikan “sekolah gratis” membuat bingung kebanyakan para orang tua murid. Iklan pendidikan yang dibintangi Cut Mini dengan latar memanfaatkan suksesnya Film “Laskar Pelangi” berisi harapan capaian sukses, dimana  anak “sopir angkot” insya Allah bakal jadi “pilot” & anak “loper Koran” bakal jadi “wartawan”, bagi orang tua murid yg mayoritas awam dianggap sebagai “gratis” dalam artian gratis tis..tis…..semuanya, siswa tinggal berangkat sekolah bermodal badan doang…….

Logo Sekolah Gratis 2009

Padahal Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, dalam konfirmasinya pernah menyatakan bahwa pemahaman gratis menurut pemerintah beda dengan pemahaman gratis menurut masyarakat. Gratis menurut pemerintah adalah gratis dalam hal pembayaran SPP, biaya pendaftaran masuk, biaya ujian & biaya buku pedoman berupa paket Biaya Operasional Sekolah (BOS) lihat info jelasnya. Itupun berlaku khusus untuk jenjang pendidikan SD sampai SMP (9 tahun), untuk jenjang pendidikan Play Group, Taman Kanak-Kanak, SMA, Sarjana Muda, Sarjana dan seterusnya tidak berlaku alias “tetap bayar”. Sedangkan pemahaman gratis menurut masyarakat, khususnya mayoritas orang tua siswa adalah pemahaman seperti diatas, “gratis” dalam artian gratis tis..tis….semuanya.

Memang maksud pemerintah (Menteri Pendidikan) adalah bagus, bertujuan mengurangi beban para orang tua siswa dalam membiayai pendidikan anaknya, meski sebatas biaya SPP, biaya pendaftaran masuk, biaya ujian & biaya buku pedoman khusus untuk jenjang SD sampai SMP. Hanya saja dalam sosialisasi ke masyarakat format penyampaiannya dikemas dalam format iklan “SEKOLAH GRATIS” dengan setting dan pemahaman seakan gratis secara keseluruhan. Seharusnya yang tepat dan pas format iklannya dikemas dengan setting dan pemahaman bahwa yang gratis ‘hanya ini dan itu” saja dengan judul program “SEKOLAH GRATIS SEBAGIAN”. Sehingga pemahamannya jelas dan tidak membuat bingung para orang tua murid.

Iklan